Gedung Pancasila adalah sebuah bangunan bersejarah yang terletak di dalam kompleks Kementerian Luar Negeri, Pejambon, Jakarta Pusat. Meskipun ukurannya tidak sebesar Istiqlal atau setinggi Monas, gedung ini memiliki nilai historis yang luar biasa bagi eksistensi Republik Indonesia.
Arsitektur Klasik yang Elegan
Gedung ini dibangun sekitar tahun 1830 gaya arsitektur Empire Style yang sangat kental pengaruh kolonial Belanda. Ciri khasnya adalah pilar-pilar putih besar yang megah di bagian depan, langit-langit yang tinggi, serta jendela-jendela besar yang memberikan kesan wibawa. Dahulu, bangunan ini merupakan kediaman panglima tentara Belanda dan kemudian digunakan sebagai gedung Volksraad (Dewan Rakyat) pada masa penjajahan.
Saksi Lahirnya Pancasila
Nama “Gedung Pancasila” disematkan karena di sinilah, pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato fenomenalnya mengenai dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Pidato tersebut disampaikan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Beberapa peristiwa penting lainnya yang terjadi di sini meliputi:
Perumusan Piagam Jakarta: Diskusi sengit mengenai naskah mukadimah konstitusi.
Penyusunan UUD 1945: Para pendiri bangsa berkumpul di ruangan ini untuk merancang hukum dasar negara.
Fungsi Saat Ini
Saat ini, Gedung Pancasila berada di bawah pengelolaan Kementerian Luar Negeri. Selain menjadi museum dan cagar budaya, gedung ini masih sering digunakan untuk kegiatan kenegaraan yang bersifat formal, seperti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila atau resepsi diplomatik untuk menyambut tamu-tamu penting dari luar negeri.
Informasi Pengunjung:
Akses: Karena berada di lingkungan kantor kementerian yang aktif, akses masuk ke dalam gedung biasanya memerlukan izin khusus atau melalui agenda kunjungan resmi/edukasi.
Lokasi: Sangat dekat Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, sehingga Anda bisa melihat kemegahan arsitektur luarnya saat melintasi kawasan Pejambon.