Setu Babakan

Jika Anda ingin mencari di mana denyut nadi kebudayaan asli Jakarta masih berdetak kencang, Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, adalah jawabannya. Kawasan ini ditetapkan sebagai Perkampungan Budaya Betawi untuk melestarikan setiap aspek kehidupan masyarakat asli Jakarta di tengah kepungan gedung pencakar langit.

Oase Budaya di Tepi Danau

Nama “Setu” dalam bahasa Betawi berarti danau. Kawasan ini memiliki danau luas yang asri, namun daya tarik utamanya adalah suasana perkampungannya yang masih kental arsitektur tradisional.

  • Rumah Adat: Anda akan menemukan deretan rumah teras luas yang disebut Rumah Kebaya atau Rumah Bapang. Ciri khasnya adalah pagar kayu pendek dan ornamen ukiran “Gigi Balang” di tepian atapnya yang melambangkan kejujuran dan kerja keras.

  • Suasana Pedesaan: Berbeda pusat kota yang bising, di sini Anda masih bisa mendengar logat Betawi yang khas dari warga lokal yang bersantai di teras rumah.

Pusat Kuliner Tradisional

Setu Babakan adalah surga bagi pemburu makanan langka. Di sinilah Anda bisa menemukan kuliner yang sudah sulit dicari di tempat lain:

  • Kerak Telor: Dimasak langsung di atas tungku arang menggunakan wajan kecil yang dibalik.

  • Bir Pletok: Minuman khas Betawi yang meski namanya “bir”, sama sekali tidak beralkohol. Terbuat dari rempah-resep seperti jahe, secang, dan kayu manis yang menghangatkan tubuh.

  • Dodol Betawi: Anda bahkan bisa melihat proses pembuatannya yang memakan waktu belasan jam di kawah besar.

Seni Pertunjukan dan Kriya

Di area panggung terbuka, secara rutin diadakan pertunjukan seni seperti:

  • Ondel-ondel: Boneka raksasa yang menari iringan musik tanjidor.

  • Lenong: Teater rakyat yang penuh komedi dan spontanitas.

  • Tari Sirih Kuning: Tarian selamat datang yang anggun.

Selain itu, terdapat museum mini yang menyimpan alat musik tradisional, pakaian pengantin Betawi (Dandanan Care Haji), serta koleksi batik motif Betawi yang biasanya bergambar ikon Jakarta seperti monas atau flora-fauna lokal.


Informasi Pengunjung:

  • Aktivitas: Anda bisa menyewa perahu naga untuk berkeliling danau atau bersepeda santai di jalur sekeliling Setu.

  • Waktu Terbaik: Hari Minggu adalah waktu paling ramai di mana pertunjukan seni biasanya digelar di panggung utama.

  • Lokasi: Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Tim Jasa Penerjemah Tersumpah Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *